Selasa, 15 Desember 2015 - 04:53:22 WIB
USAID HELM Mendukung Akademi Komunitas Buru dalam Memperkuat Kemampuan Kewirausahaan
Diposting oleh : Amriani Hambali
Kategori: KERJASAMA - Dibaca: 11562 kali

Jakarta – Dalam upayanya untuk memperkuat peran dan kemampuan Akademi Komunitas (AK) dalam mendukung pembangunan regional serta memperkokoh kontribusi kewirausahaan dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, proyek Higher Education Leadership and Management (HELM) yang didanai oleh USAID menggelar rangkaian pelatihan kewirausahaan dan kepemimpinan yang berfokus pada penguatan kewirausahaan guna peningkatan kapasitas AK Buru, pada 24 – 26 November 2015. Kegiatan yang ditujukan bagi para pengajar dan staf ini ini merupakan bagian dari program AK Buru untuk memperkuat kurikulum institusi guna mempersiapkan alumni untuk siap bekerja di industri lokal serta memasuki dunia ekonomi lokal sebagai wirausaha.

Rangkaian lokakarya kewirausahaan bagi AK telah sebelumnya digelar oleh USAID HELM pada bulan Mei 2015 di AK Tamiang, Aceh dan AK Kolaka, Sulawesi Tenggara.  Para pengajar dari AK Buru bergabung dalam kegiatan di AK Kolaka dan berkesempatan untuk mempelajari berbagai metode praktik kewirausahaan dan metode pelatihan kewirausahaan.

Pada lokakarya kewirausahaan tahap kedua ini, Tim HELM yang terdiri dari Spesialis Kepemimpinan, M.Iskandar Nataamijaya, dan Spesialis Kolaborasi Eksternal, Antya Widita didampingi oleh seorang fasilitator Dr. Yani Narayana dari POLITANI Pangkep memberikan lokakarya pengembangan kurikulum. Lokakarya kali ini ditujukan untuk mendukung AK Buru dalam meningkatkan jumlah matakuliah keriwausahaan yang dimaksudkan guna memperkuat kapasitas struktur kewirausahaan di AK, meningkatkan kualitas pengajaran AK, serta menghasilkan lulusan AK yang berkualitas.

30 pengajar dan pengelola AK Buru dan hadir dalam kegiatan lokakarya di Kampus AK Buru, yang bertempat di SMK 1 Namlea. Dua hari pertama lokakarya diisi dengan berbagai materi pengembangan kurikulum yang disampaikan oleh Dr. Yani Narayana. Beliau menggarisbawahi pentingnya perbaikan kurikulum yang dapat membantu meningkatkan karir lulusannya, sekaligus membentuk lulusan yang memiliki rasa tanggungjawab terhadap masyarakat, lingkungan, dan negara. Jajaran pengajar dan manajemen AK Buru menyatakan kesanggupan mereka untuk menambah jumlah kredit mata kuliah kewirausahaan dalam tiga semester untuk semakin meningkatkan kemampuan dan minat mahasiswa untuk berwirausaha. Tiga program studi di AK Buru – Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan, Budidaya Perikanan, dan Budidaya Tanaman Perkebunan – juga telah memulai penyusunan proposal pengembangan bisnis yang sesuai dengan bidang studi masing-masing.

Untuk memaksimalkan manfaat dari lokakarya ini, USAID HELM dan pengelola AK Buru mengundang berbagai pemangku kepentingan yang memiliki pengaruh besar pada keberadaan dan kemajuan AK,  termasuk diantaranya perwakilan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Buru sebagai pemrakarsa dan pembina AK, serta perwakilan dari industri sebagai penyedia lapangan kerja dan pengguna produk yang dihasilkan oleh AK. Dalam sambutannya pada acara di Aula Pemda Kabupaten Buru, M. Zein Heluth Asisten III Pemda Kabupaten Buru menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk terus mendukung program pengembangan AK di Kabupaten Buru. AK Buru diharapkan dapat memenuhi perannya sebagai penggerak pembangunan ekonomi lokal dengan menghasilkan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan industry lokal serta lulusan yang mampu mengembangkan kewirausahaan berdasarkan sumber daya lokal.




0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)